Cegah Penyakit Dalam Pergantian Musim

Maraknya DBD atau yang biasa disebut (Demam Berarah) Akibat Masyarakat Kurang Peduli terhadap lingkungan di sekitar itulah kalimat yang tepat untuk di gambarkan di dalam kehidupan masyarakat yang kurang memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar. Kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan sekitarnya menjadi kunci penanggulangan kasus penyakit demam berdarah dengue. Intervensi pemerintah akan sia-sia tanpa ada kesadaran masyarakat memberantas sarang nyamuk. Marilah kita cegah demam berdarah jangan sampai keluarga kita yang menjadi korbannya.


Selama ini penanggulangan demam berdarah dengue (DBD) dilakukan lewat gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) yang dilakukan secara rutin oleh petugas dari dinas kesehatan, puskesmas, dan kelurahan bersama masyarakat. Selain kasus DBD menurun, upaya ini diharapkan juga menggugah masyarakat untuk lebih aktif dalam memberantas sarang nyamuk.

Dalam Pergantian musim yang tidak menentu, kalau masyarakat waspada dan proaktif melakukan pemberantasan sarang nyamuk, tidak akan ada kasus demam berdarah terjadi. Di harapkan agar masyarakat sadar dan membudayakan gerakan 3 M yaitu, Menguras, Menutup dan Mengubur sebagai langkah pencegahan penyakit DBD.

Mari Kita Kenali Gejala Demam Berdarah Dengue :
  1. Mendadak panas tinggi selama 2 - 7 hari, tampak lemah lesu suhu badan antara 38ºC sampai 40ºC atau lebih.
  2. Tampak binti-bintik merah pada kulit dan jika kulit direnggangkan bintik merah itu tidak hilang.
  3. Kadang-kadang perdarahan di hidung ( mimisan).
  4. Mungkin terjadi muntah darah atau berak darah
  5. Tes Torniquet positif
  6. Adanya perdarahan yang petekia, akimosis atau purpura
  7. Kadang-kadang nyeri ulu hati, karena terjadi perdarahan di lumbung
  8. Bila sudah parah, penderita gelisah, ujung tangan dan kaki dingin Berkeringat Perdarahan selaput lendir mukosa, alat cerna gastrointestinal, tempat suntikan atau ditempat lainnya
  9. Hematemesis atau melena
  10. Trombositopenia ( =100.000 per mm3)
  11. Pembesaran plasma yang erathubungannya dengan kenaikan permeabilitas dinding pembuluh darah, yang ditandai dengan munculnya satu atau lebih dari: Kenaikan nilai 20% hematokrit atau lebih tergantung umur dan jenis kelamin, menurunnya nilai hematokrit dari nilai dasar 20 % atau lebih sesudah pengobatan, tanda-tanda pembesaran plasma yaitu efusi pleura, asites, hipo -proteinaemia
Marilah kita biasakan hidup sehat dengan cara mencegah demam berdarah jangan sampai keluarga kita yang menjadi korbannya mari kita mulai dari diri kita sendiri dengan cara melakukan 3 M seminggu sekali.
Tag : ARTIKEL
0 Komentar untuk "Cegah Penyakit Dalam Pergantian Musim"

Back To Top